<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Informasi gaya hidup, wisata, kuliner Jogja &#187; Should you know</title>
	<atom:link href="http://mapsjogja.com/category/shouldyouknow/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mapsjogja.com</link>
	<description>Malu bertanya, tersesat di Jogja</description>
	<lastBuildDate>Sat, 14 Mar 2009 01:58:20 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Lava Tour Kali Adem, Refleksi Keganasan Gunung Merapi</title>
		<link>http://mapsjogja.com/lava-tour-kali-adem-refleksi-keganasan-gunung-merapi.html</link>
		<comments>http://mapsjogja.com/lava-tour-kali-adem-refleksi-keganasan-gunung-merapi.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Mar 2009 19:23:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mapsjogja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Should you know]]></category>
		<category><![CDATA[Tourism]]></category>
		<category><![CDATA[lava tour]]></category>
		<category><![CDATA[merapi]]></category>
		<category><![CDATA[mountain]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mapsjogja.com/?p=151</guid>
		<description><![CDATA[Tak seperti hari sebelumnya, cuaca sore itu cerah meski sedikit diselimuti kabut tipis.  Semilir udara menyambut kedatangan mapsjogja di kaki Gunung Merapi.  Kini giliran taman wisata alam Kali Adem yang kami sambangi.
Tiga tahun ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tak seperti hari sebelumnya, cuaca sore itu cerah meski sedikit diselimuti kabut tipis.  Semilir udara menyambut kedatangan mapsjogja di kaki Gunung Merapi.  Kini giliran taman wisata alam Kali Adem yang kami sambangi.</p>
<p>Tiga tahun yang lalu (2006), ketika itu banyak mata menyorot Gunung Merapi dan status Merapi pun dinyatakan AWAS Merapi.   Menjelang erupsi, fenomena alam ini justru menjadi suguhan wisata di malam hari.  Dari berbagai tempat strategis dimana puncak merapi terlihat, warga dengan antusias mengamati lelehan lava pijar yang meluncur dari puncak menuju lereng Merapi.</p>
<p><a href="http://foto.detik.com/readfoto/2006/06/15/193508/617133/157/1/bunker-merapi-terkubur-lahar" target="_blank"><img class="alignright size-full wp-image-152" title="Bunker kali adem Mount Merapi" src="http://mapsjogja.com/wp-content/uploads/2009/03/12.jpg" alt="Bunker kali adem Mount Merapi" width="306" height="204" /></a>Namun, siapa sangka pada pertengahan bulan Juni 2006 adalah naas bagi dua orang relawan merapi Waryono dan Sudarwanto terjebak di dalam bunker terkubur pasir yang berasal dari puncak Merapi dan akhirnya tewas di dalamnya.</p>
<p>Tak ayal kawasan kali adem berubah menjadi layaknya gurun pasir hanya dalam hitungan menit.  Puluhan bahkan ratusan pohon terbakar kala itu.  Beberapa bangunan sarana obyek wisata pun tak luput dari keganasan Merapi.</p>
<p>Saluran pipa air PDAM yang melewati kawasan itu pun terputus, sehingga mengakibatkan warga yang mengantungkan air dari sumber tersebut kekurangan air bersih.  Dapat dikatakan bahwa taman wisata kali adem rusak total, sehingga <a href="http://pestabola.tempointeraktif.com/hg/nusa/jawamadura/2006/06/19/brk,20060619-79076,id.html" target="_blank">Pemerintah Daerah</a> memutuskan untuk menutup sementara kawasan tersebut sebagai tempat rekreasi.</p>
<p>Kini setelah hampir 3 tahun berlalu, obyek wisata yang terletak yang terletak 30 km di utara pusat kota Jogja ini sudah terbuka bagi para wisatawan yang tertarik dengan obyek lava tour di kawasan tersebut.  Jarak puncak merapi yang hanya 3,5 km membuat kita dapat melihat puncak merapi dengan jelas sisa runtuhan <em>geger boyo</em> yang berada di sisi selatan gunung tersebut bahkan hanya dengan mata telanjang sekalipun.</p>
<p><img class="size-full wp-image-156 alignright" title="Joglo atau pendapa, satu-satunya bangunan yang lolos dari amukan lava merapi" src="http://mapsjogja.com/wp-content/uploads/2009/03/joglo.jpg" alt="Joglo atau pendapa, satu-satunya bangunan yang lolos dari amukan lava merapi" width="400" height="225" />Disana kita juga dapat melihat joglo atau pendapa satu-satunya bangunan yang lolos dari terjangan lava Merapi saat itu.  Selain itu bekas bunker pun sudah dibenahi dan kita bisa masuk ke dalamnnya.   Itu pun jika tidak diselimuti rasa <em>bergidik</em> saat ada di depan pintunya.<br />
Bagaimana tidak, membayangkan dua anak manusia yang kebingungan terjebak di dalam ruangan 6 x 9 meter mengahadapi kondisi yang tidak dibayangkan sebelumnya.</p>
<p>Bongkahan batu raksasa yang berserakan di area tersebut membuat satu keunikan tersendiri, selain bagaimana kelak akan di pindahkan atau akan di diamkan saja disana sebagai saksi hidup?  Itu pun kalau batu tersebut tak dipindah oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab.</p>
<p><img class="alignright size-full wp-image-162" title="Puncak merapi terlihat dari kaliadem" src="http://mapsjogja.com/wp-content/uploads/2009/03/merapi.jpg" alt="Puncak merapi terlihat dari kaliadem" width="300" height="400" />Persiapan apa saja yang perlu dipersiapkan saat menuju kawasan Lava tour kaliadem?</p>
<ol>
<li>Pastikan alat transportasi yang anda gunakan dalam kondisi prima, mengingat jalan menuju tempat ini melewati banyak tanjakan yang curam dan pastikan bahan bakar cukup terisi.</li>
<li>Bawalah kamera dengan baterai cadangan, mengingat banyaknya obyek foto yang pantas untuk diabadikan, baik di tempat wisata maupun sepanjang perjalanan menuju kesana.</li>
<li>Pergi ke kaliadem tentu lebih menarik ketika tidak bersamaan dengan datangnya hujan,  pemandangan puncak merapi tak terlihat karena tertutup kabut.</li>
<li>Jangan sungkan untuk bertanya ketika sudah mulai kehilangan arah menuju ke area kaliadem, mengingat sedikitnya rambu-rambu informasi ketika mendekati tempat wisata tersebut.</li>
</ol>
<p>Akhirnya selamat jalan-jalan, jika anda kembali ke kota Jogja melintasi jalan Kaliurang, jangan lewatkan untuk mencoba makanan khas Kaliurang jadah dan tempe bacem.  Yang terkenal adalah Jadah dan Tempe Bacem mbah Carik.  Selain itu, buah salak pondoh adalah buah yang selalu bisa kita dapatkan dengan mudah di desa sepanjang jalan yang dilalui sebagai buah tangan dari lereng Merapi.</p>
<p>Foto bunker diambil dari : <a href="http://foto.detik.com/readfoto/2006/06/15/193508/617133/157/1/" target="_blank">detik.com</a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mapsjogja.com/lava-tour-kali-adem-refleksi-keganasan-gunung-merapi.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perayaan Imlek di Hotel Sahid Jogja</title>
		<link>http://mapsjogja.com/perayaan-imlek-di-hotel-sahid-jogja.html</link>
		<comments>http://mapsjogja.com/perayaan-imlek-di-hotel-sahid-jogja.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jan 2009 06:03:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mapsjogja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Should you know]]></category>
		<category><![CDATA[Videos]]></category>
		<category><![CDATA[Barongsai]]></category>
		<category><![CDATA[Hotel Sahid]]></category>
		<category><![CDATA[Imlek]]></category>
		<category><![CDATA[Tahun kerbau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mapsjogja.com/?p=124</guid>
		<description><![CDATA[Tahun Baru Imlek sepertinya bukan hanya milik warga Tionghoa saja.  Di Jogja beberapa acara menyambut tahun baru Imlek dengan beragam cara.  Hotel Sahid misalnya, Sabtu (25/01) menggelar acara Seni Barongshai yang sebelumnya didahului acara Senam ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignright size-full wp-image-125" title="Naga dalam sebuah atraksi barongsai di Hotel Sahid" src="http://mapsjogja.com/wp-content/uploads/2009/01/barongshai.jpg" alt="Naga dalam sebuah atraksi barongsai di Hotel Sahid" width="300" height="371" />Tahun Baru Imlek sepertinya bukan hanya milik warga Tionghoa saja.  Di Jogja beberapa acara menyambut tahun baru Imlek dengan beragam cara.  Hotel Sahid misalnya, Sabtu (25/01) menggelar acara Seni Barongshai yang sebelumnya didahului acara Senam yang di ikuti warga di sekitar Hotel.</p>
<p>Hadirnya budaya China di Indonesia sudah diterima oleh masyarakat, hal ini dibuktikan dengan para pemain yang justru di dominasi warga pribumi.</p>
<p>Meski hujan mengguyur cukup deras, tak menghalangi antusias warga untuk datang dalam acara pagi itu.</p>
<p><strong>Perayaan Imlek</strong></p>
<p>Di negara asalnya (China) tahun baru imlek adalah perayaan menyambut datangnya musim semi.   Perayaan imlek tak hanya di peringati di negara asalnya saja namun juga di seluruh penjuru dunia meskipun di negara tersebut tak memiliki musim semi.  Hal ini dikarenakan perayaan imlek erupakan hari raya terpenting bagi bangsa Tionghoa sebagai pengharapan datangnya tahun keberuntungan yang berlimpah rejeki dalam usaha mereka.</p>
<p><strong>Tahun Kerbau</strong></p>
<p>Berdasarkan penanggalan China tahun 2560 adalah <strong>tahun kerbau tanah</strong>.  Bagaimana prediksi tahun ini -menurut penanggalan China- dalam segala hal?  Hmmm&#8230; seperti sifat/karakter Kerbau pekerja keras naum pendiam.  Jadi bisa dipastikan terawangan para ahli Feng shui untuk tahun ini adalah dibutuhkan kesabaran, keuletan dan kerja keras untuk semua jenis usaha. Meskipun tentunya tidak harus menunggu tahun kerbau datang untuk bekerja keras dan sabar.</p>
<p>Akhirnya <a href="http://mapsjogja.com/profil" target="_blank">mapsjogja.com</a> mengucapkan Selamat Tahun Baru China 2560, Gongxi Facai.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mapsjogja.com/perayaan-imlek-di-hotel-sahid-jogja.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wajahjogja.com: Tanpa mereka bukan Jogja namanya</title>
		<link>http://mapsjogja.com/wajahjogjacom-tanpa-mereka-bukan-jogja-namanya.html</link>
		<comments>http://mapsjogja.com/wajahjogjacom-tanpa-mereka-bukan-jogja-namanya.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2008 09:56:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mapsjogja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Should you know]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mapsjogja.com/?p=97</guid>
		<description><![CDATA[Kehadirannya baru 3 bulan, namun greget yang dirasakan sangat luar biasa.  Jika selama ini kita mengenal Jogja hanya Malioboro, Kraton, Taman Sari atau bahkan bakpia mungkin sepatutnya kita harus mulai mengenal siapa saja orang-orang di ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mapsjogja.com/wp-content/uploads/2008/12/wajahjogja.jpg"><img class="size-medium wp-image-99 alignright" style="margin-left: 5px; margin-right: 5px;" title="wajahjogja" src="http://mapsjogja.com/wp-content/uploads/2008/12/wajahjogja-300x257.jpg" alt="" width="300" height="257" /></a>Kehadirannya baru 3 bulan, namun greget yang dirasakan sangat luar biasa.  Jika selama ini kita mengenal Jogja hanya Malioboro, Kraton, Taman Sari atau bahkan bakpia mungkin sepatutnya kita harus mulai mengenal siapa saja orang-orang di balik keidentikan Jogja tersebut.  Sesuatu yang selalu menjadi icon, selalu terkenang dan membuat orang akan berpikir untuk mengunjunginya kembali.</p>
<p>Atmosfer kearifan lokal yang dimiliki Jogja mungkin saja tidak dapat ditemukan di tempat lain.  Bagaimana bisa?  Sebagai contoh, <a href="http://wajahjogja.com/tokoh/mbah-martodiryo-jelaga-yang-bikin-kangen/" target="_blank">kisah Mbah Marto</a> dengan pawon (dapur, -jawa) yang bisa di bilang jauh dari kesan higienis.  Namun justru karena jelaga-jelaga yang terdapat di dapurnya itu yang menambah &#8220;daya tarik&#8221; tersendiri bagi para pelanggan setianya.</p>
<p>Masih banyak tokoh-tokoh Jogja yang sebelumnya tak pernah kita sadari akan kehadiran mereka sebagai icon Jogja yang belum tersentuh oleh media mainstream dan bisa kita temukan di situs <a href="http://wajahjogja.com" target="_blank">wajahjogja.com</a>.</p>
<p>Lantas bagaimana jika ingin ikut berpartisipasi menulis untuk wajahjogja.com?  Mudah saja ikuti <a href="http://wajahjogja.com/menulis-untuk-wajah-jogja/" target="_blank">petunjuk yang sudah ada</a>, dan secepatnya redaksi akan menyeleksi tulisan-tulisan anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mapsjogja.com/wajahjogjacom-tanpa-mereka-bukan-jogja-namanya.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Festifal Wayang Indonesia II 2008</title>
		<link>http://mapsjogja.com/festifal-wayang-indonesia-ii-2008.html</link>
		<comments>http://mapsjogja.com/festifal-wayang-indonesia-ii-2008.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Dec 2008 05:38:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mapsjogja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Should you know]]></category>
		<category><![CDATA[Sri Sultan HB X]]></category>
		<category><![CDATA[wayang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mapsjogja.com/?p=75</guid>
		<description><![CDATA[Setelah diadakan untuk pertama kalinya di Surabaya dipenghujung tahun 2005, acara Festifal Wayang Indonesia akan digelar untuk yang kedua kalinya di gedung Taman Budaya Jogja.  Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Warta Pepadi (Persatuan Pedalangan Indonesia), ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah diadakan untuk pertama kalinya di Surabaya dipenghujung tahun 2005, acara <strong>Festifal Wayang Indonesia</strong> akan digelar untuk yang kedua kalinya di gedung Taman Budaya Jogja.  Berdasarkan informasi yang diperoleh dari <a title="Warta Pepadi" href="http://warta.pepadi.com/?p=62" target="_blank">Warta Pepadi (Persatuan Pedalangan Indonesia)</a>, acara yang akan digelar mulai tanggal <strong>13 Desember 2008</strong> ini merupakan acara puncak dari seluruh rangkaian kegiatan festifal seni pedalangan Indonesia yang diadakan dari tingkat kabupaten, propinsi dan puncaknya adalah nasional.</p>
<p><a href="http://mapsjogja.com/wp-content/uploads/2008/12/wayang-gatotakaca-kayon.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-76" style="margin-bottom:5 px; margin-right:30 px" title="wayang-gatotakaca-kayon" src="http://mapsjogja.com/wp-content/uploads/2008/12/wayang-gatotakaca-kayon.jpg" alt="Gatotkaca, salah satu tokoh dalam pewayangan" width="250" height="300" /></a>Wayang begitu dikenal sebagai budaya Jawa, dalam perkembangannya dunia (<strong>UNESCO</strong>) memberikan penghargaan sebagai Masterpiece of the oral ang Intangible Heritage of Yumanity, atau karya agung budaya dunia.</p>
<p>Namun, penghargaan yang seperti apa pun akan terasa percuma jika eksistensi wayang sudah hampir tenggelam diantara budaya-budaya asing yang masuk dan manjangkiti masyarakat.  Hal seperti ini yang membuat kita &#8220;<em>kelabakan</em>&#8221; kalau budaya kita sudah diakuisi dan diklaim sebagai budaya negara lain.</p>
<p>Festifal Wayang Indonesia II di Jogja yang akan dibuka oleh <strong>Sri Sultan Hamengkubuwono X </strong>di Pagelaran Keraton Jogja sangat tepat sekali momentumnya disaat generasi pemuda mengalami krisis budaya.  Pagelaran wayang yang dibawakan oleh dalang dari berbagai daerah di nusantara akan membuat acara ini layak untuk dinikmati oleh semua kalangan, sebab kota Jogja memiliki warga yang majemuk dari berbagai suku dan daerah.</p>
<p>Jadwal Festifal Wayang Indonesia II dapat diperoleh disitus <a title="Jadwal Festifal Wayang Indonesia 2" href="http://warta.pepadi.com/?p=62" target="_blank">Warta Persatuan Pedalangan Indonesia</a>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mapsjogja.com/festifal-wayang-indonesia-ii-2008.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pesugihan itu bernama HOTSPOT</title>
		<link>http://mapsjogja.com/pesugihan-itu-bernama-hotspot.html</link>
		<comments>http://mapsjogja.com/pesugihan-itu-bernama-hotspot.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Dec 2008 07:15:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mapsjogja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Should you know]]></category>
		<category><![CDATA[burjo hotspot]]></category>
		<category><![CDATA[gratis]]></category>
		<category><![CDATA[hotspot]]></category>
		<category><![CDATA[notebook]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mapsjogja.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Banyak hotspot area gratis bisa ditemukan di Jogja, buktikan saja.
Awalnya, siapa bisa mengira keberadaan hotspot bisa &#8220;menggeser&#8221; warnet?  Pembangunan infrastruktur untuk pengadaan hotspot awalnya bisa dikatakan mahal.  Tapi itu dulu, terbukti dengan merebaknya ruang publik ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_41" class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><a href="http://mapsjogja.com/wp-content/uploads/2008/12/hotspot.jpg"><img class="size-medium wp-image-41" title="hotspot" src="http://mapsjogja.com/wp-content/uploads/2008/12/hotspot.jpg" alt="Banyak hotspot area gratis bisa ditemukan di Jogja, buktikan saja." width="200" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Banyak hotspot area gratis bisa ditemukan di Jogja, buktikan saja.</p></div>
<p>Awalnya, siapa bisa mengira keberadaan <strong>hotspot bisa &#8220;menggeser&#8221; warnet</strong>?  Pembangunan infrastruktur untuk pengadaan hotspot awalnya bisa dikatakan mahal.  Tapi itu dulu, terbukti dengan merebaknya ruang publik yang menyediakan koneksi internet nirkabel di kota Jogja.</p>
<p>Jika dulu pesugihan, penglarisan membutuhkan kemenyan atau dupa kini beberapa orang (pemilik usaha) melihat fenomena hotspot untuk menarik perhatian pelanggan.  Yang bidik tentu saja kelas mahasiswa yang suka menghabiskan waktu berinternet, apalagi ini diberikan secara <strong>free, gratis</strong>.</p>
<p>Pengusaha cafe, hotel, mall, kampus bahkan angkringan dan warung burjo pun ikut mengadu nasib dengan menyediakan layanan tak kasat mata ini.  Bisa dibilang, fasilitas hotspot ini sebagai daya pikat yang bisa membuat pelanggan kepincut, tahan berjam-jam ditempat tersebut.  Tilik saja salah satu bloger yang mereview keberadaan <a title="Efek internet murah di kehidupan kita" href="http://leoslab.net/efek-internet-murah-di-kehidupan-kita" target="_blank">burjo hotspot</a> yang berlokasi bilangan Condongcatur, Jogja.</p>
<p>Bisa disimpulkan, hotspot area membawa angin segar bagi masyarakat disaat pemerintah tak sanggup mencukupi kebutuhan akses internet untuk masyarakat.</p>
<p><strong>Penjualan notebook meningkat</strong></p>
<p>Percuma saja kalau banyak hotspot gratis tapi tidak memiliki perangkat yang bisa memanfaatkan keberadaanya.  Terang saja ini membuat orang semakin melirik komputer jinjing dari pada PC yang hanya bisa duduk di rumah.</p>
<blockquote><p><span class="news_desc">Kini penjualan notebook atau laptop justru lebih mendominasi dibanding PC dengan perbandingan 60 : 40 untuk laptop. Kebutuhan akan komputer yang bisa mobile dibawa kemana saja, fasilitas hot spot internet yang menjamur, dengan harga laptop yang semakin terjangkau membuat penjualan laptop meningkat cukup signifikan.  Sumber: <a title="Penjualan Notebook Geser PC" href="http://www.bernas.co.id/news/CyberBuzz//749.htm" target="_blank">Bernas</a>.</span></p></blockquote>
<p>Terang saja ini membuat pasar notebook di Jogja bersaing soal harga dan spesifikasinya.  Sudah saatnya internet menjadi kebutuhan dasar bagi masyarakat sebagai sumber referensi utama.  Oleh itu, bisa saja suatu saat notebook bisa memasyarakat layaknya handphone.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mapsjogja.com/pesugihan-itu-bernama-hotspot.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bingung di jogja ngapain aja?</title>
		<link>http://mapsjogja.com/bingung-di-jogja-ngapain-aja.html</link>
		<comments>http://mapsjogja.com/bingung-di-jogja-ngapain-aja.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Nov 2008 19:48:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mapsjogja</dc:creator>
				<category><![CDATA[Should you know]]></category>
		<category><![CDATA[kota gudeg]]></category>
		<category><![CDATA[mapsjogja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mapsjogja.com/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Mapsjogja, referensi untuk mengenal jogja.
Selamat datang di mapsjogja.com!  Kami hadir menjawab pertanyaan yang selama ini menggelayut didalam kepala.
Jogja atau jogjakarta adalah sebuah propinsi dengan empat kabupaten dan 1 kota madya yakni Sleman, Bantul, Kulon Progo, ...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_5" class="wp-caption alignleft" style="width: 210px"><a href="http://mapsjogja.com/wp-content/uploads/2008/12/mapsjogja_besar.jpg"><img class="size-medium wp-image-5" title="mapsjogja_besar" src="http://mapsjogja.com/wp-content/uploads/2008/12/mapsjogja_besar.jpg" alt="Mapsjogja, referensi untuk mengenal jogja." width="200" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Mapsjogja, referensi untuk mengenal jogja.</p></div>
<p>Selamat datang di <a title="MapsJogja homepage" href="http://mapsjogja.com" target="_self">mapsjogja.com</a>!  Kami hadir menjawab pertanyaan yang selama ini menggelayut didalam kepala.</p>
<p>Jogja atau jogjakarta adalah sebuah propinsi dengan empat kabupaten dan 1 kota madya yakni <a title="Kabupaten Sleman" href="http://www.slemankab.go.id" target="_blank">Sleman</a>, <a title="Kabupaten Bantul" href="http://www.bantulkab.go.id" target="_blank">Bantul</a>, Kulon Progo, Gunung Kidul dan Kota Yogyakarta.</p>
<p>Bagi anda yang ingin berkunjung ke Jogja, baik untuk berlibur, belajar atau cuma sekedar ingin mengenal lebih dekat kota gudeg ini, <a title="MapsJogja homepage" href="http://mapsjogja.com" target="_blank">mapsjogja.com</a> siap menemani anda.  Informasi <a title="Gaya hidup masyarakat" href="http://mapsjogja.com/category/gayahidup" target="_blank">gaya hidup masyarakat</a>, <a title="Informasi obyek wisata" href="http://mapsjogja.com/category/wisata" target="_blank">obyek wisata</a>, <a title="Informasi kuliner" href="http://mapsjogja.com/category/kuliner" target="_self">informasi kuliner</a> dan juga informasi lain yang sebaiknya anda tahu dapat anda temukan website ini.</p>
<p>Harapan kami, semoga apa yang terdapat dalam website ini dapat bermanfaat bagi anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mapsjogja.com/bingung-di-jogja-ngapain-aja.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
