Cullinary

Bingung hari ini mau makan apa? Dapatkan referensinya disini.

Lifestyle

Informasi tentang gaya hidup, fashion, gadget dan yang lainnya.

Tourism

Informasi seputar obyek wisata, cinderamata jogjakarta.

Videos

Koleksi video tentang kota jogja

Home » Should you know

Festifal Wayang Indonesia II 2008

Submitted by mapsjogja on Wednesday, 10 December 2008One Comment

Setelah diadakan untuk pertama kalinya di Surabaya dipenghujung tahun 2005, acara Festifal Wayang Indonesia akan digelar untuk yang kedua kalinya di gedung Taman Budaya Jogja.  Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Warta Pepadi (Persatuan Pedalangan Indonesia), acara yang akan digelar mulai tanggal 13 Desember 2008 ini merupakan acara puncak dari seluruh rangkaian kegiatan festifal seni pedalangan Indonesia yang diadakan dari tingkat kabupaten, propinsi dan puncaknya adalah nasional.

Gatotkaca, salah satu tokoh dalam pewayanganWayang begitu dikenal sebagai budaya Jawa, dalam perkembangannya dunia (UNESCO) memberikan penghargaan sebagai Masterpiece of the oral ang Intangible Heritage of Yumanity, atau karya agung budaya dunia.

Namun, penghargaan yang seperti apa pun akan terasa percuma jika eksistensi wayang sudah hampir tenggelam diantara budaya-budaya asing yang masuk dan manjangkiti masyarakat.  Hal seperti ini yang membuat kita “kelabakan” kalau budaya kita sudah diakuisi dan diklaim sebagai budaya negara lain.

Festifal Wayang Indonesia II di Jogja yang akan dibuka oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X di Pagelaran Keraton Jogja sangat tepat sekali momentumnya disaat generasi pemuda mengalami krisis budaya.  Pagelaran wayang yang dibawakan oleh dalang dari berbagai daerah di nusantara akan membuat acara ini layak untuk dinikmati oleh semua kalangan, sebab kota Jogja memiliki warga yang majemuk dari berbagai suku dan daerah.

Jadwal Festifal Wayang Indonesia II dapat diperoleh disitus Warta Persatuan Pedalangan Indonesia.

One Comment »

  • Joshua Igho said:

    matur nuwun sampun pinarak wonten ing blog kawula. bilih wonten kritik mboten sisah sungkan dipun kintunaken kemawon, amargi kawula taksih sinau

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

kotagede