Cullinary

Bingung hari ini mau makan apa? Dapatkan referensinya disini.

Lifestyle

Informasi tentang gaya hidup, fashion, gadget dan yang lainnya.

Tourism

Informasi seputar obyek wisata, cinderamata jogjakarta.

Videos

Koleksi video tentang kota jogja

Home » Should you know, Tourism

Lava Tour Kali Adem, Refleksi Keganasan Gunung Merapi

Submitted by mapsjogja on Friday, 13 March 20093 Comments

Tak seperti hari sebelumnya, cuaca sore itu cerah meski sedikit diselimuti kabut tipis. Semilir udara menyambut kedatangan mapsjogja di kaki Gunung Merapi. Kini giliran taman wisata alam Kali Adem yang kami sambangi.

Tiga tahun yang lalu (2006), ketika itu banyak mata menyorot Gunung Merapi dan status Merapi pun dinyatakan AWAS Merapi. Menjelang erupsi, fenomena alam ini justru menjadi suguhan wisata di malam hari. Dari berbagai tempat strategis dimana puncak merapi terlihat, warga dengan antusias mengamati lelehan lava pijar yang meluncur dari puncak menuju lereng Merapi.

Bunker kali adem Mount MerapiNamun, siapa sangka pada pertengahan bulan Juni 2006 adalah naas bagi dua orang relawan merapi Waryono dan Sudarwanto terjebak di dalam bunker terkubur pasir yang berasal dari puncak Merapi dan akhirnya tewas di dalamnya.

Tak ayal kawasan kali adem berubah menjadi layaknya gurun pasir hanya dalam hitungan menit. Puluhan bahkan ratusan pohon terbakar kala itu. Beberapa bangunan sarana obyek wisata pun tak luput dari keganasan Merapi.

Saluran pipa air PDAM yang melewati kawasan itu pun terputus, sehingga mengakibatkan warga yang mengantungkan air dari sumber tersebut kekurangan air bersih. Dapat dikatakan bahwa taman wisata kali adem rusak total, sehingga Pemerintah Daerah memutuskan untuk menutup sementara kawasan tersebut sebagai tempat rekreasi.

Kini setelah hampir 3 tahun berlalu, obyek wisata yang terletak yang terletak 30 km di utara pusat kota Jogja ini sudah terbuka bagi para wisatawan yang tertarik dengan obyek lava tour di kawasan tersebut. Jarak puncak merapi yang hanya 3,5 km membuat kita dapat melihat puncak merapi dengan jelas sisa runtuhan geger boyo yang berada di sisi selatan gunung tersebut bahkan hanya dengan mata telanjang sekalipun.

Joglo atau pendapa, satu-satunya bangunan yang lolos dari amukan lava merapiDisana kita juga dapat melihat joglo atau pendapa satu-satunya bangunan yang lolos dari terjangan lava Merapi saat itu. Selain itu bekas bunker pun sudah dibenahi dan kita bisa masuk ke dalamnnya. Itu pun jika tidak diselimuti rasa bergidik saat ada di depan pintunya.
Bagaimana tidak, membayangkan dua anak manusia yang kebingungan terjebak di dalam ruangan 6 x 9 meter mengahadapi kondisi yang tidak dibayangkan sebelumnya.

Bongkahan batu raksasa yang berserakan di area tersebut membuat satu keunikan tersendiri, selain bagaimana kelak akan di pindahkan atau akan di diamkan saja disana sebagai saksi hidup? Itu pun kalau batu tersebut tak dipindah oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab.

Puncak merapi terlihat dari kaliademPersiapan apa saja yang perlu dipersiapkan saat menuju kawasan Lava tour kaliadem?

  1. Pastikan alat transportasi yang anda gunakan dalam kondisi prima, mengingat jalan menuju tempat ini melewati banyak tanjakan yang curam dan pastikan bahan bakar cukup terisi.
  2. Bawalah kamera dengan baterai cadangan, mengingat banyaknya obyek foto yang pantas untuk diabadikan, baik di tempat wisata maupun sepanjang perjalanan menuju kesana.
  3. Pergi ke kaliadem tentu lebih menarik ketika tidak bersamaan dengan datangnya hujan, pemandangan puncak merapi tak terlihat karena tertutup kabut.
  4. Jangan sungkan untuk bertanya ketika sudah mulai kehilangan arah menuju ke area kaliadem, mengingat sedikitnya rambu-rambu informasi ketika mendekati tempat wisata tersebut.

Akhirnya selamat jalan-jalan, jika anda kembali ke kota Jogja melintasi jalan Kaliurang, jangan lewatkan untuk mencoba makanan khas Kaliurang jadah dan tempe bacem. Yang terkenal adalah Jadah dan Tempe Bacem mbah Carik. Selain itu, buah salak pondoh adalah buah yang selalu bisa kita dapatkan dengan mudah di desa sepanjang jalan yang dilalui sebagai buah tangan dari lereng Merapi.

Foto bunker diambil dari : detik.com

3 Comments »

  • Tech Nut said:

    Uhh so I could not read the article but I would totally live in that igloo!

  • sigit said:

    Aduh asik ya, seneng lihat gunung,

  • btbdotcom said:

    Jogja kota kenangan, Jogja kota impin, Jogja kota yang t’lah ku tinggalkan, Jogja kota yang kan selalu di hati.

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

beringharjo