Sego Segawe, alternatif memasyarakatkan sepeda
Sepeda sebagai salah satu moda transportasi yang sempat populer di kota Jogja mulai tergeser keberadaanya. Kendaraan bermotor telah mengalahkan alat transport non BBM ini. Disamping delman dan becak, sepeda memang sebagai alat transportasi yang masih sering digunakan oleh masyarakat pada masa keemasannya. Bahkan dulu, sepeda ada pajak tersendiri layaknya sepeda motor saat ini. Plombir adalah tanda bukti lunas pajak sepeda yang bisa ditempel di rangka sepeda.
Kota Jogja memang sudah saatnya mulai memperhatikan pola kehidupan di masyarakat. Lihat saja, dalam beberapa tahun terakhir jumlah pengguna sepeda ke sekolah menurun. Alasannya bervariasi, dari jarak yang begitu jauh sampai gengsi (biasanya dijawab dengan alasan lainnya juga). Hal ini bisa juga akibat dari mudahnya seseorang mengajukan permohonan kredit sepeda motor. Kebutuhan hidup, demikian alasan orang-orang memilih sepeda motor sebagi pengganti sepeda. Dan disinyilair, meledaknya jumlah pengguna sepeda motor di Jogja sebagai penyumbang terbesar polusi udara di kota yang pernah dijuluki Kota Sepeda ini.
Pemerintah Kota Jogja sudah sejak Mei 2008, meluncurkan sebuah program yang disebut “Sego Segawe – Sepeda kanggo sekolah karo nyambut gawe” yang maksudnya sepeda untuk sekolah dan bekerja. Tujuannya untuk kembali memasyarakatkan penggunaan sepeda untuk berakrifitas. Sebagai sarana pendukung, meski belum efektif pemerintah Jogja juga telah membuat jalur khusus sepeda. Namun sayangnya, beberapa jalur sepeda beralih fungsi sebagai tempat parkir sepeda motor disepanjang ruas jalan.
Memang harus ada dukungan yang lebih banyak dari pemerintah, setidaknya aspirasi pengguna sepeda dipenuhi sarana pendukung dan juga publikasi yang secara terus menerus, seperti yang telah di ulas di komunitas Bike To Work chapter Jogja.
Menggunakan sepeda sebagai gaya hidup Jogja memang butuh waktu yang tidak sebentar, namun sudah bisa dilihat geliatnya dengan tumbuhnya kelompok/komunitas bersepeda. Event sepeda gembira atau funbike yang mulai banyak digelar secara tidak langsung telah memasyarakatkan sepeda sebagai moda transportasi alternatif yang sehat, hemat biaya dan ramah lingkungan.



Wah asik deh kayaknya lo pake sepede muter2 Jogja.
Oya, kalo bikin mapsjogja pake greenfoot, saya kurang tau mas,, soalnya greenfoot kalo menurut saya n’ yang saya bisa ya bikin games animasi kecil2an aja dulu. Cos’na saya belum begitu mendalami’na juga(baru belajar).
thanks…
Wah..bener tu mas..
konvoi pake sepeda rame-rame kan asik..
murah meriah dah…
kalo memang jarak tempuh kita ke tempat kerja atau sekolah gak jauh-jauh amat kan bisa pake sepeda. selain hemat juga kan bisa mengurangi jumlah kolesterol dan membakar lemak-lemak yang udah numpuk……..
Eh, mas katanya baru 2 bulan ngeblog kok tampilan blognya dah cihuyy?
permisi. kalo ada yg punya data soal pajak restoran di jogja atau link menuju kesana tlg bagi-bagi yaa infonya ke saya di wexxjuz@yahoo.com, trmksh.
Leave your response!
Lifestyle »
Coin a change, sebuah perubahan dari kepingan koin
Kepingan recehan terkadang dipandang hanya sebelah mata bagi beberapa orang, apalagi kalau jumlahnya sudah memberatkan kantong. Terpaksa kepingan recehan pun di terlantarkan diletakan di atas lemari pendingin, di rak meja atau sebuah tempat khusus …
Tourism »
Tarumartani: Melihat Produksi Cerutu Dari Dekat
Keberadaan obyek wisata satu ini terkadang dipandang sambil lalu oleh siapa saja yang melintas di Jalan Kompol B Suprapto, yakni jalan dari jembatan layang Lempuyangan (stasiun kereta api Lempuyangan) ke arah timur menuju Balaikota Jogja. …
Other language
Menu
Partner
Blogroll
Tag
Jogja update
Most Commented
Most Popular