Cullinary

Bingung hari ini mau makan apa? Dapatkan referensinya disini.

Lifestyle

Informasi tentang gaya hidup, fashion, gadget dan yang lainnya.

Tourism

Informasi seputar obyek wisata, cinderamata jogjakarta.

Videos

Koleksi video tentang kota jogja

Home » Tourism

Tarumartani: Melihat Produksi Cerutu Dari Dekat

Submitted by mapsjogja on Wednesday, 31 December 20082 Comments

Keberadaan obyek wisata satu ini terkadang dipandang sambil lalu oleh siapa saja yang melintas di Jalan Kompol B Suprapto,  yakni jalan dari jembatan layang Lempuyangan (stasiun kereta api Lempuyangan) ke arah timur menuju Balaikota Jogja.  Pada awal melihat dari depan terkesan seperti bangunan kuno dan tak pernah mengira kita dapat berkunjung ke dalamnya.

Ya, P.D. Taru Martani, sebuah perusahaan dagang milik pemerintah daerah yang hingga kini masih memproduksi cerutu baik untuk dalam dan luar negeri. PD Tarumartani berdiri pada tahun 1918. Waktu itu didirikan oleh salah seorang penduduk berkewarganegaraan Belanda.

Awalnya pabrik ini didirikan di daerah Bulu, di tepi jalan Magelang dan bernama N.V. Negresco. Namun pada tahun ketiga -1921- dipindahkan ke lokasi yang sekarang ini. Pada masa pendudukan Jepang di Jogja,  N.V. Negresco pun berganti nama menjadi Java Tobacco Kojo. Selanjutnya pada 23 September 1972 nama P.D. Taru Martani diresmikan oleh Menteri Ekuin yang kala itu dijabat oleh Sri Sultan Hamengku Buwono IX.

Taru Martani tidak diambil sebagai nama tanpa makna. Seperti orang jawa pada umumnya, sebuah nama selalu memiliki makna tertentu. Taru atau (n)daru bermakna daun, sedangkan martani berarti kehidupan. Jadi arti dari Tari Martani adalah daun (tembakau) yang memberikan sumber kehidupan. Tentu saja ini bagi petani tembakau dan karyawan pabrik. Bagi perokok (aktif maupun pasif) daun tersebut justru akan mengambil kehidupannya.

Nah, bagaimana bisa masuk ke dalamnya?  Langsung saja menghubungi petugas jaga.  Selanjutnya kita akan didampingi oleh seorang petugas berkeliling melihat proses pembuatan cerutu dari mengolah tembakau hingga proses packing dan cerutu siap untuk didistribusikan.

Dengan merogoh kocek Rp. 15.000,- per orang, kita dapat menengok dapur cerutu buatan Indonesia yang melegenda hingga mancanegara dan di akhir kunjungan kita bisa mendapatkan bingkisan beberapa produk cerutu untuk dibawa pulang.

Bagaimana jika Ingin mencoba produk lainnya?  Dapat dibeli waktu berkunjung, dari Senin hingga Jumat pukul 08.00 hingga 14.00 WIB.

Taru Martani, sebuah tempat wisata alternatif bagi yang hobby mengkoleksi cerutu atau bagi yang ingin sekedar mengetahui bagaimana kenikmatan dalam sebuah batang cerutu diciptakan.

2 Comments »

  • Ardian said:

    Jika anda mau maju silahkan berbisnis dengan kami, kunjungi sites kami.

  • Dani said:

    Wah….ini lupa saya tulis…..makasih ya sudah kasih ide….

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

malioboro